Kamis, 26 Desember 2013

NEON BOX PEGADAIAN NDI STASIUN JOGYAKARTA


Pada tanggal 17 Agustus 2013 (bersamaan momen hari Kemerdiaan RI) berkesempatan datang ke Jogyakarta, di stasiun KA terpampang neon box Pegadaian dengan logo baru...

Selasa, 24 Desember 2013

PEGADAIAN LOGO BARU

Berpromosi bagi PT. PEGADAIAN (persero) menjadi sangat penting dalam membesarkan perusahaan disamping untuk menjaga corporate image juga memelihara sustainable bagi produk-produk yang dimikinya. Oleh karena itu, dengan perubahan logo baru PEGADAIAN perlu dirancang dengan matang kemudian dilaksanakan sesuai dengan program yang telah dicanangkan serta dilakukan monitoring dan dievaluasi untuk melihat efektivitasnya. Untuk produk-produk Produk PEGADAIAN Konvensional dan PEGADAIAN Syariah serta desain souvenir dipercayakan kepada METAFORMA COMMUNICATIONS, pekerjaan kreatif mulai dari konsep hingga pelaksanaan produksi, yang terdiri dari Print Ad, Billboard, Neon Box, Spanduk, Poster dan Advertorial. Adapun souvenir meliputi; jam dinding, asbak, plakat, flasdisk, boneka Rogaya (Robot Pegadaian Bergaya), Buku tulis, dll.
Cover Buku Tulis Maskot Rogaya

Print ad Pegadaian Syariah produk Amanah

Print ad Pegadaian Syariah

Print ad Pegadaian 'Layanan Transaksi'

Print ad Pegadaian 'Emas On Line'

Print ad Pegadaian 'Investasi Logam Mulia'

Print ad Pegadaian 'Mulia' 

Print ad Pegadaian 'Rahn'

Print ad Pegadaian 'Sentra Mikro UMKM'

Souvenir Flashdisk
Souvenir Boneka Rogaya (Robot Pegadaian Bergaya)

Kamis, 15 November 2012

BELITONG EXOTIC EXPO

Penyelenggaraan BELITONG EXOTIC Culture & Culinary EXPO 2012 di Parkir Timur Senayan Jakarta, Sabtu dan Minggu tanggal 3 - 4 November 2012 berlangsung sukses. Karena Andre Herata, Ibu Muslimah, artis pemeran Laskar Pelangi ikut meramaikan dengan menyanyikan lagu dan drama pementasan laskar pelangi. Dipagi harinya, anak-anak pemeran Laskar Pelangi ikut menggowes sepeda ‘Belitong Fun Bike’ yang berkerjama dengan Bike to Campus dikordinir oleh Teguh & Djamil. Bersepeda mulai dari Parkir Timur Senayan ke Bundaran Hotel Indonesia. Selain itu ada pemeran foto, lomba kuliner khas Belitong, Tari dan Budaya Belitong. BELITONG EXOTIC Culture & Culinary EXPO 2012 digagas oleh IKMB (Ikatan Keluarga Mas
yarakat Belitung) yang berada di Jakarta, tujuannya untuk mendorong agar Belitong menjadi daerah kunjungan wisata yang diminati, terutama oleh wisatawan nusantara dan turis mancanegara, selayaknya pulau Bali yang menjadi icon pariwisata Indonesia, Belitong pun menjadi Destinasi Wisata Asia. IKMB mempercayakan METAFORMA COMMUNICATIONS untuk membuat logo type ‘BELITONG EXOTIC’ sebagai Identity Activity yang diaplikasikan ke dalam bentuk, seperti; kop surat, kartu nama, map proposal, materi seminar, sertifikat, name tag, godybag, brosur, flayer, stiker, kaos, spanduk, umbul-umbul, billboard, backdrop dan materi promosi lainnya. BELITONG memang anugerah Allah Yang Maha Pencipta yang eksotik dengan keindahan laut nan tenang dan jernih, pantai pasir putih dihiasi ratusan pulau-pulau kecil dan komposisi bebatuan granit mempesona serta pemandangan dunia bawah lautnya yang begitu mempesona. Belitong layak menjadi Destinasi Wisata Asia. Anda dapat melihat pembukaan BELITONG EXCOTIC di http://www.youtube.com/watch?v=YkuTVqfSBfQ&feature=related

Selasa, 18 September 2012

DESAIN KALENDER HIJIRIAH

Kalender Hijiriah 1433 H/2012 M diterbitkan oleh Masjid Al Amanah yang berada Komplek Dinas Teknis Pemda Provinsi DKI Jakarta, dibagikan kepada lembaga/instansi pemerintah, masjid dan musholah, sekolah islam, organiasi islam serta ke masyarakat muslim. Kalender hijiriah diharapkan umat muslim lebih familiar pada hari dan bulan penanggalan islam, demikian dikatakan oleh H. Dadang Sumardi, selaku Ketua Harian Masjid Al Amanah. Karena banyak umat islam yang tidak hafal, mereka sudah terbiasa memahami penanggalan Masehi yang biasa di publikasikan melalui media informasi, seperti media cetak, televisi, radio dan internet. Padahal kalender Hijiriah atau kalender Islam at-taqwim al-hijri, adalah tahun dimana terjadi peristiwa Hijrah Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah pada tahun 622 M yang digunakan oleh umat Islam, termasuk dalam menentukan tanggal atau bulan yang berkaitan dengan momen ibadah, atau hari-hari penting lainnya. Kalender Hijriyah yang menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya terdiri dari 12 bulan, yaitu: 1. Muharram 30 hari, 2. Safar 29 hari, 3. Rabiul Awal 30 hari, 4. Rabiul akhir 29 hari, 5. Jumadil Awal 30 hari, 6. Jumadil Akhir 29 hari, 7. Rajab 30 hari, 8. Sya’ban 29 hari, 9. Ramadhan 30 hari, 10. Syawal 29 hari, 11. Dzulkaidah 30 hari, 12. Dzulhijjah 29 hari. Untuk mewujudkan hal tersebut, METAFORMA COMMUNICATIONS dipercaya membuat konsep kreatif, desain sampai produksi pencetakannya. Penanggalan Islam yang menggunakan angka huruf Arab, tidak hanya menampilkan gambar yang menarik sebagai hiasan dinding, tapi harus mampu membangun citra dan kepercayaan umat terhadap kiprah kegiatan dan aktivitas masjid, sehingga pengurus masjid layak mendapat amanah, sebagaimana nama masjid Al Amanah.

Minggu, 26 Agustus 2012

KOMIK BAITUL MAAL HIDAYATULLAH

Setiap terbitan edisi Jum’at, harian REPUBLIKA memuat iklan-iklan lembaga pendidikan islam, biro perjalanan haji, layanan pemotongan kambing haqiqah dan lembaga amil zakat dari berbagai macam organisasi penggalangan dana umat, yang kesemua iklan itu mencari perhatian pembaca agar menancap di benaknya. Iklan-iklan itu dikemas dengan headline, teks dan visual yang dikomposisi estetis dari rangkaian kata-kata yang diharapkan mampu menarik umat. Tetapi karena banyak iklan yang tampak serupa, sehingga pesan-pesan di dalam iklan itu terlewati dan diabaikan, pembaca pun melanjutkan membuka halaman berikutnya. Begitu pun iklan BMH (Baitul Maal Hidayatullah) yang setiap Jum’at muncul tidak menimbulkan simpati dan empati, padahal iklan itu diharapkan untuk mengundang darmawan atau donatur ikut menghimpun dana dalam mengembangkan dakwah bagi para dai di pelosok nusantara, yang ditugaskan di daerah terpencil.
Untuk meningkatkan efektivitas iklan di hari Jum’at itu, BMH merubah tampilan, yang tadinya iklan berisi teks narasi saja, sekarang menggunakan gaya komik. METAFORMA COMMUNICATIONS dipercaya untuk menggarapnya, mulai dari konseptor, editor, illustrator sampai eksekutor…

Senin, 20 Agustus 2012

LOGO KAFALA INSAN MANDIRI

Usaha Koperasi Karyawan Takaful Indonesia tumbuh berkembang, lahan usahanya merambah di berbagai bidang usaha dan jasa. Sehingga perlu didirikan satu badan usaha yang mandiri, agar kiprahnya semakin luas dan leluasa. Dengan Rahmat Allah Swt, maka dibentuklah perusahaan dengan nama PT. KAFALA INSAN MANDIRI
yang menawarkan: Jasa penyedia tenaga kerja, Jasa konsultansi manajemen & SDM serta penyelenggara pelatihan, Jasa sarana transportasi & bengkel, Jasa travel & ticketing. Spirit perusahaan adalah membangun kepedulian dan membantu (kafala) insan-insan yang berkomitmen untuk mengharapkan keberkahan Illahi dengan memiliki kemandirian ekonomi. Alhamdulillah, METAFORMA COMMUNICATIONS memenangkan pitching untuk pembuatan desain logo PT. Kafala Insan Mandiri, berikut memproduksi kebutuhan business stationery-nya yang terdiri: corporate identity, company profile, name card, stamp, letterheads & envelopes. Logo yang didesain oleh Tim Metaforma, mencerminkan nilai tujuan perusahaan yang juga memiliki unsur estetika, berkesan sederhana dan mudah diingat, namun memiliki kedalaman makna philosophy. Logo Kafala Insan Mandiri menyiratkan citra positif yang dikelola dengan jujur dan profesional. 1. KAFALA POSISI DI ATAS Type face: Goudy Old Style. Jenis huruf yang memiliki kesan keagungan kepribadian yang lembut dan santun dalam memberi pelayanan dengan diilhami oleh nilai-nilai islami 2. INSAN MANDIRI POSISI DI BAWAH Didukung oleh insan-insan yang dilandasi komitmen kuat terhadap bisnis dan jasa yang dikelola secara profesional dan mandiri. 3. WARNA BIRU Melambangkan warna kepercayaan dan ketulusan dalam bentuk bulan sabit ke arah kanan ditunjang bulatan di bawah memberi kesan sikap terbuka dan toleran. 4. WARNA HIJAU Melambangkan warna kehidupan dan pertumbuhan dalam bentuk bulan sabit ke arah kiri di dukung bulatan di atas memberi kesan sikap memberi dan peduli untuk bersinergi dengan semangat take & give dan saling tolong menolong. 5. WARNA ORANYE Memiliki makna hangat, ceria, semangat. Berbentuk persegi empat di tengah sebagai lambang kebersamaan dan kesimbangan dalam mencapai tujuan. http://kafalainsanmandiri.com/

Sabtu, 29 Oktober 2011

JOURNAL TRADE EXPO INDONESIA 2011


26 Tahun TEI “Indonesia Memukau”
Trade Expo Indonesia (TEI) sudah berjalan 26 tahun. Di tahun 2011 ini dimulainya revitalisasi tahap kedua setelah selesainya tahap pertama (2006-2010). Penyelenggaraannya di Jakarta International Expo, Kemayoran pada tanggal 19 sampai 23 Oktober 2011.

TEI yang sebelumnya bernama Pameran Produk Ekspor (PPE) sebagai ajang pamer produk karya anak bangsa yang berkualitas dan layak bersaing di pasar global. Produk yang memiliki potensi ekspor merupakan pilar penting dalam membentuk nation branding sebuah bangsa, sehingga mampu menarik buyers dari berbagai negara datang mengunjungi Trade Expo Indonesia.
TEI yang mengusung tema “Indonesia Memukau” (Remarkable Indonesia) adalah cerminan potensi yang luar biasa dari kekayaan alam, sumber daya manusia, kreativitas serta inovasi yang dimiliki Indonesia.
Dalam pelaksanaan TEI selama lima hari tersebut diterbitkan JOURNAL TEI yang berisi informasi dan transaksi, hasil liputan wartawan senior berpengalaman. JOURNAL TEI didistribusikan ke lembaga pemerintah, hotel, universitas, peserta pameran dan dibagikan gratis kepada pengunjung.
JOURNAL TEI diterbitkan oleh Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), selaku Penanggung Jawab adalah Direktur Pengembangan Produk dan Ekonomi Kreatif - Dody Edward bekerjasama dengan METAFORMA COMMUNICATION.
Untuk yang ke empat METAFORMA COMMUNICATION mendapat amanah menerbitkan JOURNAL TEI sejumlah delapan halaman (6 hal bahasa Indonesia 2 hal bahasa Inggris) dengan oplah 15.000 ekp. Kali ini JOURNAL TEI menggunakan kertas art paper 120 gr, ukuran A4 tampil simpel dan elegan.

Kamis, 27 Oktober 2011

PEGADAIAN SYARIAH




Perum PEGADAIAN membuat TVC Produk Syariah yang terdiri dari Produk MULIA sarana investasi dana dalam emas. Produk ARRUM pembiayaan usaha mikro kecil dengan jaminan BPKB. Produk RAHN jasa gadai dengan jaminan barang perhiasan dan barang elektronik yang berprinsip syariah.

Ketiga ide Tvc MULIA, RAHN, ARRUM digarap oleh tim METAFORMA COMMUNICATION, hasilnya mulai ditayangkan di tahun 2011, iklan tiga versi dengan durasi 30 detik di sutradarai oleh Nanda Citra, director of fotographi Robby Harby, Ruki Dargo selaku Producer, Creative Director oleh Suryo Kusumanto & Eki Thadan.
Lokasi shootingnya di cabang PEGADAIAN Senen selama dua hari. Aransemen musiknya dipercayakan pada Mas Agus dari Studio G16.

Selasa, 08 Februari 2011

Pakan Burung B n R, Bang Yos & Bang Boy


Produk pakan burung BnR produksi PT Hanna Graha Abadi melakukan aktifitas komunikasi periklanan, selain dengan tabloid BnR yang dimilikinya juga dengan iklan TV yang digarap oleh Metaforma. Dalam TVC nya digambarkan suasana pertandingan kicau burung yang meriah, dimana seorang peserta tampak marah marah dengan burungnya karena dinilai berpenampilan buruk. Ia didatangi 2 orang ‘tokoh perburungan’ yang menasehatinya untuk menggunakan pakan burung BnR supaya jadi burung jagoan dengan kicau yang menawan.
Pada lomba yang lain beberapa minggu kemudian, burungnya berhasil jadi juara berkat pakan burung BnR. Dalam iklan ini muncul figur Bang Yos mantan gubernur Jakarta, Pak Boy Ramli dan Pak Kamil yang memang merupakan para tokoh di dunia ‘burung kicau’ tanah air.

TVC Durasi 30 detik ini disutradarai Nanda Citra dengan DOP Robby Herby, lokasi shooting di halaman rumah yang sangat luas milik Bang Yos di kawasan Cibubur Jakarta Timur.

Jumat, 17 Desember 2010

TIDAK ADA YANG MUSTAHIL BAGI TUHAN


Tugasnya mangatur distribusi kebutuhan pokok bagi warga DKI Jakarta, pekerjaan ini sangat mengoda, karena para pedagang tak segan-segan menyuap, asal mendapat barang. Tetapi, bagi John Mulia Sihombing ketika bekerja di Kologda Jaya pada tahun 1967 tidak mau melakukannya. Salah satu pedagang yang menemuinya adalah Sdr Oey Ek Thjong, ia datang dari kantor di Jl. Pasar Pagi No 118 dengan memakai sandal jepit. Pedagang itu, kini, menjadi konglomerat PT. Sinar Mas dengan nama Indonesia, Eka Tjipta Wijaya.
JM Sihombing menceritakan situasi itu pada waktu mengawali bekerja di lingkungan koperasi, perjalanan karir di dunia perkoperasian ditekuni dengan sungguh-sungguh, walaupun penuh intrik tetap tak goyah dalam memegang prinsip. Bagaimana pun kondisi dan situasinya, ia ingin koperasi dapat tumbuh dan mampu menyejahterakan rakyat, walaupun impian itu belum terwujud sampai ia pensiun dengan jabatan terakhir sebagai Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM. Baginya, tugas adalah amanah yang harus dipertangungjawabkan di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.
Dua tahun setelah pensiun, pengalaman hidupnya ditulis di dalam buku TIADA YANG MUSTAHIL BAGI TUHAN. Dengan bahasa berdialek medan, catatan itu di olah-alih menjadi rangkaian cerita yang menarik untuk diwariskan kepada anak, cucu dan keturunannya.
Metaforma Communications dipercaya untuk mengedit, mendesain mulai dari fotografi cover, tata typografi, hingga pencetakan. Buku ukuran 14 x 21 cm, berisi 252 halaman dikerjakan dalam waktu 1 bulan. Diluncurkan pada saat JM Sihombing berulang tahun yang ke 70.

Jumat, 22 Oktober 2010

TEI 2010 'Remarkable Indonesia'


25 Tahun TEI

Trade Ekspor Indonesia (TEI) ke 25 di selenggarakan pada 13 – 17 Oktober 2010 di Jakarta International Expo, Arena Pekan Raya Kemayoran, menampilkan berbagai produk ekspor non migas, industri, jasa dan industri kreatif.

Pelaksanaan Seperempat abad TEI oleh Kementerian Perdagangan (pada waktu itu Departemen Perdagangan mengadakan Pameran Produksi Ekspor (PPE) bertekad meningkatkan ekspor nonmigas). Sejak tahun 1985, penyelengaraan TEI hingga saat ini telah dilakukan berbagai langkah penyempurnaan. Pada tahun 2006 dilakukan program revitalisasi pameran 5 tahun, dan sejak itu pula nama PPE diganti dengan TEI.

Agenda utama TEI 2010 adalah merampungkan revitalisasi yang dimulai pada 5 tahun yang lalu. TEI diharapkan dapat memenuhi kualifikasi sebagai pameran bertaraf internasional yang mempunyai kredibilitas dan menjadi istimewa karena dilakukan bersamaan dengan Pameran Pangan Nusa 2010. Pelaksanaan TEI mengusung sub tema Indonesia yang memukau (Remarkable Indonesia).

Perhelatan TEI selama lima hari, dengan berbagai aktivitas kontak bisnis dan transaksi tersebut terliput dalam JOURNAL TEI yang terbit setiap hari. PT Metaforma Internusa (Metaforma Communications) dipercaya untuk menerbitkan JOURNAL sejak tahun 2008, melibatkan wartawan senior yang berpengalaman di bidangnya dan dibantu dengan tenaga muda yang enerjik, mulai dari isi perencanaan, peliputan, mendesain, pencetakan hingga penyebaran ke instansi pemerintah, kedutaan, hotel dan universitas.

JOURNAL TEI berisi 8 halaman terdiri dari 6 halaman berbahasa Indonesia, 2 halaman berbahasa Inggris, menyajikan informasi yang menjadi rujukan bagi buyer maupun investor dari mancanegara.

http://www.tradexpoindonesia.com/document-download/journals/

Selasa, 26 Januari 2010

KREATIFITAS DARI SANG MAHA KREATIF

Kata kreatif kesannya digdaya, adiluhung. Hanya orang tertentu yang dapat menempuhnya, proses pencapaiannya pun perlu bakat, intlektual, pengalaman, pendidikan, pelatihan kreatif dst. Apa begitu? Dulu, orang desa membuat prabot rumah tangga dari bambu dan kayu, anak anak bermain kuda kudaan & tembakan dari pelapah daun pisang dst... itu adalah mentalitas kreatif & inovatif yg bersinergi dengan alam/lingkungan yang melahirkan harmonisasi kehidupan, karena sebaik-baiknya manusia (kreatif) ialah bisa memberi manfaat (inovasi) bagi orang lain.

Peran orang (kreatif) ini sesungguhnya dibutuhkan setiap waktu, kapan pun, dimana pun oleh siapapun, apalagi orang priklanan memiliki tanggung jawab sosial & spiritual. karyanya terlahir untuk memberi manfaat kepada stakeholder melalui brand/produk/jasa dengan pesan yang menggoda, merangsang untuk pemenuhan kebutuhan bersama, baik produsen maupun konsumen.

Namun sayangnya praktisi periklanan dalam menciptakan karya terkadang menjelek2an kompetitor, pesan menipu yg tak sesuai fakta atau merasa paling superior, gimana tanggungjawab sosialnya? Apalagi tanggung jawab spritualnya? Padahal setiap yang keluar dari manusia (kreatif) baik lisan (audio) tulisan (video) akan dimintai pertanggungjawaban oleh Yang Maha Kreatif.

Yang lebih mencemaskan, jika orang kreatif merasa paling kreatif dimana karya kreatifnya terlahir atas proses kreatif yang dilakukan oleh diri sendiri, yang tidak memiliki korelasi dengan Yang Maha Kreatif. Karena aku berpikir kreatif, maka terlahirlah karya kreatifku.

Sabtu, 31 Oktober 2009

JOURNAL TEI 2009


Indonesia Unlimited”

Trade Expo Indonesia (TEI) 2009 diselenggarakan oleh Departemen Perdagangan RI, dalam hal ini Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) berlangsung dari 28 Oktober – 1 November 2009. Salah satu tujuannya ialah sebagai kegiatan ‘Nation Branding’ dalam membangun citra Indonesia bagi para eksportir Indonesia dan pembeli mancanegara.

TEI berlangsung di Arena Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta, dengan

tema ”Indonesia Unlimited” menekankan pentingnya Indonesia sebagai mitra dagang yang memiliki keragaman produk dan jasa kreatif tak terbatas, seperti; teknologi informasi, fashion, kerajinan, perhiasan dan aksesoris, perlengkapan kantor dan kertas, produk tekstil, material bangunan, gelas dan keramik, produk holtikultura, furniture, elektronik, alas kaki, peralatan medis, bumbu-bumbu, dan juga jasa seperti animasi, permainan interaktif serta jasa arsitektur.

Segala aktivitas pameran, seminar, pertemuan bisnis, kontak dagang maupun transaksi yang terjadi di dalam arena TEI 2009 diliput oleh reporter kemudian dipublikasikan melalui JURNAL TEI yang terbit lima hari, selama acara berlangsung.

JURNAL TEI berjumlah 8 halaman ukuran A4 dicetak full color dibagi-bagikan secara gratis kepada pengunjung, buyer, peserta pameran dan didistribusikan ke Departemen, Lembaga Negara yang terkait, Organisasi profesi, Kedutaan besar negara asing, dan hotel-hotel tempat penginapan para delegasi dan buyer dari berbagai negara.

METAFORMA COMMUNICATION (Metaforma Internusa) selaku koordinator penerbitan JURNAL TEI didukung oleh wartawan senior dari berbagai media yang berpengalaman, mengemasnya dalam bahasa yang lugas dan informatif

Isi JURNAL TEI dibaca oleh pengunjung maupun buyer sebagai panduan sebelum melakukan transaksi. Informasi kebijakan maupun relegusi yang disampaikan Menteri Perdagangan RI, Mari Elka Pangestu melalui JURNAL TEI menjadi acuan yang dikutip oleh media-media nasional maupun internasional.

METAFORMA COMMUNICATION menangani JURNAL TEI mulai dari perencanaan isi, pengumpulan bahan liputan, pemotretan, penulisan, desain sampai pra cetak sampai pencetakan dan pendistribusian.

Jurnal Trade Expo Indonesia dapat dibaca di http://www.tradexpoindonesia.com/en/document-download/journals/

Jumat, 07 Agustus 2009

seminar MENGATASI MASALAH ITU, MUDAH


Situasi krisis ekonomi belum pulih benar, sehingga setiap individu, keluarga ataupun masyarakat memiliki masalah, masing-masing mempunyai persoalan yang berbeda-beda. Setiap hari masalah datang silih berganti, masalah satu belum selesai muncul masalah baru, terkadang mengatasi masalah justru menimbulkan masalah yang lain. Semakin hari, masalah bertambah ruwet, bikin bingung, stress...

Masalah itu bisa berupa persoalan kebutuhan ekonomi, percekcokan keluarga, perseteruan antar saudara, konflik hubungan antara orang tua dan anak, perselisihan kerjasama dengan mitra bisnis, keretakan rumah tangga dengan adanya wanita/pria idaman lain, perselingkuhan, perceraian dan bermacam problem lainnya.

Bagaimana tips dan trik ’Mengatasi Masalah Itu, Mudah’, Prof. Dr. H. Ahmad Husain Asdie (FK UGM), M. Fauzil Adhiem dan Moderator Rina Gunawan akan berbagai pengalaman pada hari Sabtu, 15 Agustus 2009 di Galeri II TIM Jakarta pk 09.00 – 13.00 Wib.

Acara ini diselenggarakan oleh BMH (Baitul Maal Hidayatullah) bekerjasama dengan METAFORMA event organizer, Seminar setengah hari ini hanya penampung 500 orang peserta. Kontribusi Rp60 ribu mendapat gratis Selai SELABU, majalah HIDAYATULLAH dan Asuransi Accident Jiwasraya.

Kerjasama yang keduakalinya antara METAFORMA dengan BMH ini bertujuan untuk; 1. Memberikan kesadaran bahwa masalah tak perlu dihindari tetapi disikapi. 2. Menanamkan keyakinan bahwa dibalik kesusahan ada kemudahan. 3. Menumbuhkan kepercayaan bahwa mengatasi masalah itu mudah.

PENDAFTARAN, BMH: 021- 9308 2804, 7975770, (TRI) 0813 8008 9392, 021-3376 3143 METAFORMA: (ANNA) 021 9193 6094 (EKI) 0813 8371 3210

Pembayaran melalui BCA, AC.: 553.0111.999 an Yayasan Baitul Maal Hidayatullah (Bukti transfer di Fax 021-7975614) Bukti transfer HARAP DIBAWA pada saat acara.

Kamis, 06 Agustus 2009

STAND HORTIKULTURA TAMPIL OPTIMAL




Pekan Flori & Flora Nasional 2009 di Tangerang City, Kota Tangerang, Banten. Tanggal 24 – 29 Juli lalu, dibuka oleh Menteri Pertanian Dr. Anton Apriyantono berlangsung meriah, Direktorat Hortikultura sebagai salah satu pelaksana penyelenggara, ikut berpartisipasi membuka stand.

Stand Hortikultura dirancang oleh tim kreatif METAFORMA COMMUNICATIONS, Eki Thadan, Evelin Sabrina, Eka Sumbada Anggara, mendesain ruang pamer ukuran 3x4 m sebanyak 5 stand yang panjangnya disatukan menjadi 3 x 20 m. Desain yang pada mulanya disesuaikan dengan dana terbatas, ketika melihat tampilan desain yang minimalis, Direktur Jenderal Hortikultura Dr. Ir. Ahmad Dimayati, MS) pada tanggal 19 Juli (6 hari sebelum acara) rapat bersama para direktur, mengatakan, ”walaupun waktunya terlambat stand horti sebaiknya tampil lebih maksimal dan optimal, mengingat pameran PF2N sebagai ajang unjuk prestasi kinerja Direktorat Hortikultura 2004 – 2009.”

Tim METAFORMA COMMUNICATIONS menuangkan konsep Pembangunan Hortikultura 6 Pilar yang digagas oleh pak Dimyati, tervisual dalam bentuk ruang stand pemeran, panel, monitor LCD. Panel-panel dan informasi di dalam LCD diolah dari data-data yang diperoleh dari direktur budidaya tanaman hias (Ir. Agus Wediyanto, M.Sc), direktur budidaya tanaman buah (Ir. Winny Dian Wibawa, M.Sc), direktur budidaya tanaman sayuran & biofarmaka (Dr, Muchjidin Rachmat, MS), direktur perlidungan tanaman hortikultura (Ir Soekirno, M.Si), direktur perbenihan & sarana produksi (Ir. Nana Laksana Ranu, MS).

Data dan informasi dalam bentuk tabel, bagan atau laporan kegiatan yang baku itu diolah menjadi panel-panel dengan visual yang menarik, kreatif, efisien dan efektif.

Kamis, 11 Juni 2009

OBH TROPICA Semriwiiing










Perubahan iklim yang terjadi tiba-tiba, membuat temperatur suhu udara mendadak berubah, dari musim hujan beralih ke musim panas (kemarau), akibatnya stamina tubuh kita tidak prima, sehingga mudah terserang penyakit, salah satunya adalah penyakit batuk. Batuk bisa menyerang siapa saja, tidak pandang bulu, batuk sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi jika kita berada di tengah keramaian, di dalam bis, di dalam ruang lift, waduhh... rasanya malu.

Batuk biasanya disertai dengan penyakit lain seperti; influenza, pilek, demam, dan sakit kepala. Namun, batuk juga bisa timbul akibat peradangan pada paru-paru, misalnya penyakit tuberculosis (TBC). Batuk terbagi menjadi dua tipe, yaitu batuk kering dan batuk berdahak. Batuk kering dikarenakan sensitivitas pada bulu-bulu getar di tenggorokan, misalnya jika timbul alergi. Sedangkan batuk berdahak yang disertai dengan keluarnya lender berasal dari peradangan pada paru-paru.

Banyak Obat Batuk Hitam (OBH) yang beredar di pasaran, salah satunya OBH TROPICA untuk dewasa, yang mempunyai rasa menthol segar semriwing terdiri dari; OBH TROPICA EXTRA meredaka batuk dan pilek, OBH TROPICA EXPECTORANT meredakan batuk berdahak, OBH TROPICA PLUS meredakan batuk, sakit kepala, hidung tersumbat, demam karena inflensa. Selain itu ada OBH TROPICA untuk anak-anak yang terdiri dari; OBH TROPICA PLUS rasa jeruk, OBH TROPICA PLUS rasa strawberry dan OBH TROPICA EXPECTORANT rasa madu.

METAFORMA COMMUNICATIONS merancang iklan media cetak OBH TROPICA, iklan OBH TROPICA dewasa menggunakan model Andre Stinki dengan tagline ”uhuk... Uhuk... Uhuuk....! jadi Aaaaah Rasa Menthonya Seemriwiiiiing...! telah dipublikasi melalui media cetak, SINDO, BINTANG, WANITA INDONESIA dan beberapa media cetak liannya.

Jumat, 01 Mei 2009

PEGADAIAN Media Print
















Di sela-sela shooting PERUM PEGADAIAN dengan menggunakan seleb Krisdayanti dan Dude Herlino dilakukan pemotretan, hasil foto diperuntukan untuk media cetak, billboard, panel angkutan bus kota, jembatan penyeberangan, banner dan media promosi lainnya. METAFORMA COMMUNICATION mengolah desain grafis dengan detail dan teliti, sehingga hasil bidikan Sugeng Prastowo tampak lebih fresh...

Jumat, 17 April 2009

Kerabat PEGADAIAN


Pada Maret 2009 ini di layar kaca diramaikan dengan iklan TV terbaru dari PERUM PEGADAIAN yang menggunakan artis seleb Krisdayanti dan Dude Herlino. Iklan ini sangat gencar dan atraktif, ditingkahi dengan jingle musik yang sangat enak didengar.

Iklan TV Perum Pegadaian ini adalah hasil produksi METAFORMA PRODUCTION yang dibesut selama 2 hari, yaitu 21 dan 22 Desember 2008, dan selesai semua proses pengerjaannya pada pertengahan Januari 2009. Lokasi shootingnya di 3 tempat, yaitu Lapangan rumput Cinere, Studio ‘Gudang’ Cililitan dan Singai Citarik Sukabumi.

Tim inti METAFORMA PRODUCTION terdiri dari Suryo Kusumanto [Copywriter], Eki Thadan [Art Director] dan Rukidargo [Marketing & Producer]. Sutradara yang menangani pembuatan iklan TV Pegadaian ini adalah seorang ibu muda yaitu Ananda Citra, dibantu kameraman Fajar Subekti. Total ada 3 versi yang dapat dikerjakan dalam 2 hari shooting itu, yaitu Versi ‘Layang Layang’, ‘Dude Cloning’ dan ‘Telepon’. Post Productionnya digarap di G1 Studio dan Komando Post, sedangkan aransemen musiknya dipercayakan pada Mas Agus dari Studio G16.

Secara keseluruhan proses shooting selama 2 hari ini, Alhamdulillah, berjalan lancar, baik saat shooting di Jakarta maupun Sukabumi, padahal hari hari itu adalah hari hari dimana hujan selalu turun dengan deras dan merata. Dengan selalu memohon agar diberi yang terbaik pada Allah SWT, semua halangan dan hambatan pun terlampaui sudah. Kini adalah saatnya menyaksikan dengan rasa syukur saat iklan TV Pegadaian on air di layar kaca...
“Hai kerabat gapai cita dan cita, lewati suka dan duka... saling beri manfaat, itulah arti kerabat...”

METAFORMA PRODUCTION insya Allah siap menangani lagi produksi iklan TV, Print, Radio dan berbagai materi komunikasi periklanan yang lain dengan profesionalisme yang tinggi. Kami tunggu produk-produk Anda...

Rabu, 15 April 2009

Jurnalis Independen Menyuarakan Aspirasi Rakyat


Aku Wartawan Merdeka


Wartawan, jurnalis, pewarta atau apapun istilahnya, tentu memiliki naluri untuk menyampaikan sesuatu kabar, suatu peristiwa yang manarik bagi masyarakat melalui berbagai media, cetak, radio, tv, internet, hp. Naluri menyampaikan kabar berita terkadang terkontaminasi oleh kepentingan politik, ideologi, sara, industri, kapitalis dan kepentingan isu-isu lainnya.

Buku ’Aku Wartawan Merdeka’ yang ditulis oleh para wartawan harian ’Merdeka’, milik BM Diah. ’Aku Wartawan Merdeka’ dipersembahkan untuk generasi jurnalis sekarang dan masa mendatang. Berisi tentang spirit perjuangan, kebebasan, pengabdian dengan segala keterbatasan yang ada, fasilitas yang minim, dalam tekanan situasi politik, tetapi masih berani menyuarakan kata merdeka, berani menyampaikan aspirasi, berani menyuarakan inspirasi rakyat.

Spirit wartawan ’Merdeka’ sebenarnya tidak pada medianya, tetapi pada kemerdekaan, kebebasan dan sikap independen. Kebebasan yang berpihak kepada kepentingan kemanusiaan, kebangsaan untuk kemaslahatan umat Indonesia dan warga dunia. Contohnya, BM Diah telah berjasa mendamaikan pertentangan Blok Barat dengan Blok Timur, mencairkan hubungan Uni Soviet dengan Amerika Serikat. Jurnalisme Damai sudah dipelopori oleh BM Diah dan ditularkan ke teman-teman wartawan ’Merdeka’.

Kata ’Merdeka’ memiliki makna yang berdimensi luas, sebuah makna yang dituntut untuk bersikap dan bertindak dengan penuh tanggung jawab, karena setiap informasi yang tersiar dan tersebar akan berdampak kepada masyarakat, bangsa dan negara yang juga berkorelasi dengan agama. Karena, setiap tindakan dalam penyebaran berita akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Sang Pencipta, Tuhan Semesta Alam....!

Beberapa nama yang pernah jadi wartawan di harian ’Merdeka’ adalah; Herawati Diah (istri BM Diah), Tribuana Said (Direktur Lembaga Pendidikan Dr Sutomo), Harmoko (mantan Menpen), Asro Kamal Rokan (mantan direktur LKBN Antara), Yanto Sugiarto (mantan Pemred RCTI), Neta S. Pane (Ketua Presidium Indonesia Police Watch), Krisna Wijaya (mantan Direktur BRI), Pramudi Said (Pemred Skh Waspada Medan, Eki Thadan (mantan Art Director Triwira Advertising yang menggagas iklan produk SHARP, OBH TROPICA) dan masih banyak lagi.

Bagi para jurnalis muda (apapun medianya), Buku ’Aku Wartawan Merdeka’ layak dibaca untuk dijadikan referensi dan inspirasi...

Senin, 13 April 2009

Mereka Bicara Mega



Megawati Soekarnoputri maju lagi, mecalonkan diri sebagai presiden 2009-2014, berbagai cara untuk mendongkrak pencitraan telah dilakukan, salah satunya dengan menerbitkan buku testimony yang berjudul ‘Mereka Bicara Mega’, berisi komentar dari berbagai kalangan pengamat, tokoh, politisi, agamawan dan budayawan.

Aku ikut menjadi salah seorang tim penyusun, temanku, Agus Priyanto (wartawan Neraca dan majalah Tropis) memintaku untuk membantu menulis komentar tokoh-tokoh tentang Megawati. Mas Zainun Ahmadi, selaku editor memberi pengarahan dan sudah menentukan daftar nama-nama tokoh yang akan diwawancari, aku pun menyanggupi. Disela-sela kesibukkan mengelola METAFORMA COMMUNICATIONS aku berhasil mewawancarai WS Rendra, Sutiyoso (Mantan Gubernur DKI Jakarta), Jalaluddin Rakhmat, Ismail Yusanto (Sekjen Hizbut Tahir Indonesia), Hj Tuti Alawiyah, Syamsul Mu’arif (Mantan Menkoinfo), Bursah Zarnubi (Ketua Umum Partai Bintang Reformasi).

Inilah kutipan mereka:

WS Rendra, “Megawati harus mengembangkan jiwa nasionalisme, menumbuhkan rasa patriotisme terhadap bangsa dan Negara, sebab sekarang adalah sekrisis-krisisnya keadaan di segala bidang. Mulailah dengan membangkitkan local wisdom di daerah-daerah, agar tata nilai budaya tetap terpelihara dengan baik.”

Jalaluddin Rakhmat, “Bu Mega dan Benazir Bhuto, bagai pinang dibelah dua, banyak kemiripan; keduanya berasal dari keluarga mantan presiden. Tapi satu hal yang harus dimiliki Bu Mega sebagaimana Benazir, yaitu keberaniannya mengambil risiko sebesar apapun.”

Letjen Sutiyoso, “ Megawati harus bisa menghadirkan kebijakan untuk kesejahteraan rakyat. Jangan sampai membuat kebijakan yang salah, tidak salah pun bisa di demo habis-habisan. Bayangkan, selama 10 tahun saya jadi Gubernur DKI Jakarta terjadi 5.000 kali aksi demo.”

Ismail Yusanto, ”Mega memiliki kharisma yang dapat dijadikan landasan sebagai amar ma’ruf nahi mungkar. Jangan sampai kemudian justru mengubahnya menjadi amar mungkar nahi ma’ruf.”

Hj. Tutty Alawiyah, ”Tampilnya Mega sebagai presiden, awalnya mengundang kontroversi, tetapi dalam perjalanannya, sebagai pemimpin bangsa Mega dapat dipahami oleh masyarakat muslim.”

Syamsul Mu’arif, “Apa yang menjadi persoalan sehingga PDI P kalah dalam pemilu 2004 dan juga kalah dalam pemilihan presiden? Saya berpendapat, salah satu di antaranya adalah menyangkut perekrutan kadernya di legislatif dan kepengurusan partai.”

Bursah Zarnubi, ”Mega perlu melakukan evaluasi terhadap partai. Sebagai salah satu partai politik terbesar tentu banyak yang bertanya, mengapa selalu saja ada kader elite yang melakukan eksodus?”